BISNIS ON-LINE

Klik link berikut ini….

http://d74jv.cjb.net

Cara Memilih Ular Python Reticulatus Sebagai hewan Peliharaan

Phyton Reticulatus

Phyton Reticulatus

Dikenal oleh kalangan pecinta ular dengan sebutan ular python retic. Ular ini memiliki nama latin Python Reticulatus, berhabitat di hutan hujan tropis di berbagai Negara termasuk Indonesia. Jenis ular ini sangat digemari oleh para pecinta ular baik yang sudah pengalaman ataupun pemula. Alasan pemilihan ular jenis ini antara lain : warnanya yang exotic, tampilannya yang garang, perawatan yang mudah, relative jinak, dan mempunyai daya hidup yang lebih lama dibandingkan jenis ular lainnya.

Disini penulis mencoba untuk berbagi sedikit informasi tentang cara-cara pemilihan ular python retic sabagai hewan peliharaan, dan hal-hal yang harus diperhatikan antara lain :

  1. Tingkat keagresifan

Tingkat keagresifan ular sangatlah penting untuk diperhatikan. Hendaknya pilihlah ular yang jinak tetapi masih memiliki insting liarnya. Insting liar disini diperlukan oleh ular untuk menangkap mangsanya karena kita pastinya akan memberikan makanan yang masih hidup semisal tikus putih. Percuma saja kita memelihara ular tetapi tidak dapat memangsa mangsanya hidup-hidup. Tingkat keagresifan ini sangat berhubungan langsung dengan nafsu makan ular tersebut.

2. Kondisi mata dan mulut

    Kondisi mata yang sehat terlihat jernih dan terang tanpa adanya leleran-leleran cairan yang keluar dari mata. Kondisi mulut yang sehat tidak ditemukan luka-luka seperti sariawan pada gusinya, dan gusi yang normal berwarna pink.

    3. Kulit dan kondisi tubuh

      Ular yang sehat memiliki kulit yang lentur, kulit yang lentur mengindikasikan konsistensi (turgor) kulit yang baik dengan otot pada tubuh teraba penuh. Kulit yang bersih dan mengkilat juga dapat dijadikan ukuran sehatnya ular tersebut. Kulit ular yang tidak sehat cenderung kering, kulit melipat, sisik mengelupas, dan adanya benjolan-benjolan di bawah kulit. Pemeriksaan parasit pada kulit ular juga perlu dilakukan, biasanya parasit ditemukan di sela-sela sisik.

      4. Pemilihan jenis kelamin (sexing)

        Sexing ular dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu visual, poping, dan probing. Sexing visual dilakukan dengan melihat ukuran ekor. Ular jantan memiliki ekor yang relatif lebih panjang dengan pangkal ekor besar. Sedangkan betina memiliki ekor yang relatif lebih pendek dengan pangkal ekor yang lebih kurus. Ular jantan memiliki tubuh yang lebih ramping dibandingkan dengan betina dan ular jantan terkesan lebih agresif dibandingkan ular betina.

        Cara poping, dengan cara menekuk pangkal ekor dekat kloaka, disertai dengan penekanan kantung hemipenis dari arah ekor ke arah depan. Jika jantan akan terlihat hemipenisnya, jika betina tidak terlihat hemipenisnya.

        Cara probing, dilakukan dengan alat probe. Alat probe yang sudah dilumasi dimasukan ke dalam kloaka sejajar tubuh dari arah ekor ke arah depan. Pada jantan alat probe  masuk 10-12 baris sisik, sedangkan pada betina masuk 2-3 baris sisik.

        Dengan pemilihan ular yang tepat akan mendapatkan ular yang benar-benar sesuai dengan keinginan kita dan akan jauh dari kata mengecewakan. Kepuasan batinlah yang akan kita dapatkan. Apa yang penulis ceritakan di atas hanyalah sedikit informasi yang penulis miliki, semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pecinta ular, khususnya pecinta ular pemula.

        Selamat mencoba…..

        Cara membedakan Kura-kura Jantan dan Betina (sexing kura-kura)

        Perbedaan kura-kura jantan dan betina

        Perbedaan kura-kura jantan dan betina

        Kura-kura dikalangan pecinta reptil sangatlah familiar. Berdasarkan habitatnya dikenal dua jenis kura-kura yaitu kura-kura yang hidup semi aquatik disebut dengan nama turtle, contohnya adalah Turtle Brazilinensis dan Box turtle. Untuk kura-kura darat disebut tortoise, contohnya Galapagos Tortois. Di Indonesia kebanyakan para pecinta reptile lebih memilih kura-kura semi aquatik dengan alasan mudah didapat, harga terjangkau, dan perawatan murah dan mudah. Untuk kura-kura darat jarang sekali pecinta reptile di Indonesia yang berani mengambil resiko untuk memeliharanya, karena kura-kura darat sudah termasuk binatang langka sehingga untuk memeliharanya juga harus mendapatkan izin dari lembaga-lembaga konservasi.  Kalaupun memang ngotot untuk memeliharanya, pastilah kita memerlukan kocek yang sangat dalam.

        Para pecinta reptile tentunya sangat memperhatikan jenis kelamin kura-kuranya sebelum memutuskan untuk memeliharanya. Penulis akan berbagi sedikit informasi yang dimiliki tentang cara-cara membedakan kura-kura jantan dan betina (sexing), antara lain :

        1. Plastron

        Hampir seluruh bagian tubuh kura-kura tertutupi semacam cangkang keras. Pada cangkang bagian atas disebut karapas dan pada cangkang bagian bawah disebut plastron. Hal yang paling membedakan antara jantan dan betina dilihat dari plastronnya. Untuk jantan memiliki plastron yang lebih cekung, sedangkan betina lebih datar. Secara logika, cekungnya plastron jantan akan memudahkan kura-kura jantan untuk menaiki kura-kura betina pada saat akan melakukan kawin.

        2. Ekor

          Ekor kura-kura jantan lebih panjang dengan bagian pangkal ekor yang gemuk, sedangkan betina memiliki ekor yang pendek dengan pangkal ekor yang kurus.

          3. Kuku kaki

            Kuku kaki kura-kura jantan lebih panjang dibandingkan kuku kaki kura-kura betina. Perbedaan anatomi ini juga bermanfaat bagi kura-kura jantan pada saat akan kawin. Kuku digunakan sebagai pijakan pada karapas betina untuk menaiki (mounting) kura-kura betina.

            4. Hemipenis

              Pembeda yang paling mencolok antara kura-kura jantan dan kura-kura betina, tetapi cara ini hanya dapat dilakukan untuk kura-kura yang sudah dewasa kelamin. Caranya adalah dengan menekan-nekan bagian plastron di bawah ekor secara perlahan dan terus-menerus. Jika keluar hemipenisnya sudah tentu kura-kura jantan, sebaliknya kura-kura betina tidak akan ditemukan hemipenis.

              Sexing sangat diperlukan sekali bagi pecinta reptile, tergantung dari tujuan pemeliharaannya, apakah akan dijadikan indukan atau pejantan karena sekarang ini sudah banyak pecinta reptile di Indonesia yang mencoba untuk menangkarkan kura-kura khususnya kura-kura yang sudah langka. Sebenarnya masih banyak cara-cara untuk membedakan kura-kura jantan dan betina, tetapi dari apa yang dijelaskan penulis diatas sudah merupakan patokan standart pembeda jantan dan betina dari kura-kura.

              Happy with your reptile…..

              Ayam Kampung Siap Potong & DOC Ayam Kampung

              DOC

              DOC

              ayam kampung

              Ayam Kampung Potong

              Menjual ayam kampung siap potong dengan berat rata-rata 8 ons. sedia juga DOC ayam kampung. Lokasi Yogyakarta. Masalah harga hubungi lagsung sdr. Adi Lubis di 085659734192 Atau chat via YM at lubis_adi@yahoo.co.id

              Panduan Wisata di Yogyakarta

              Yogyakarta, kota yang dikenal sebgai kota budaya, wisata, dan pelajar. Kota budaya, karena Yogyakarta memiliki budaya tinggi yang masih melekat di setiap aspek kehidupan masyarakat Yogyakarta, selain itu juga masyarakat Yogyakarta masih menjadikan kraton sebagai ‘’kiblat’’ kehidupan. Disebut kota wisata karena Yogyakarta memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi para wisatawan domestik maupun asing. Dijuluki kota pelajar karena sederet universitas-universitas ternama berada di Yogyakarta. Ini menjadi faktor utama banyaknya para pelajar yang mencoba merantau untuk menuntut ilmu menentukan masa depannya di Yogyakarta.
              Di Indonesia memang banyak tempat yang dijadikan daerah tujuan wisata. Tetapi kota Yogyakarta tidak boleh disingkirkan dan dianggap remeh begitu saja. Yogyakarta tidak kalah dengan daerah-daerah wisata lain di Indonesia, bahkan bisa dibilang Yogyakarta memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tempat-tempat lain, antara lain banyaknya tempat tujuan wisata yang ada seperti malioboro, keraton Yogyakarta, pasar beringharjo, pasar hewan ngasem, candi prambanan, pantai parangtritis, dan lain-lain. Keunggulan lain dari Yogyakarta adalah kotanya yang sangat nyaman, bersih, bebas macet, dan tentu saja masyarakat Yogyakarta yang selalu ‘’welcome’’.
              Berikut adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi jika kita berlibur ke Yogyakarta, antara lain :
              1. Malioboro
              Berada di tengah-tengah kota Yogyakarta, merupakan tempat tujuan utama para wisatawan. Bahkan tempat ini dijadikan maskot kota Yogyakarta selain keraton. Disini para wisatawan akan dimanjakan dengan berbagai barang-barang yang dijual dengan harga sangat miring, seperti pakaian ( batik, kebaya, blankon), souvenir, dan tentu juga makanan khas Yogyakarta. Di malioboro juga masih dijumpai kendaraan-kendaraan tradisional semacam andong dan becak, kita dapat menikmatinya hanya untuk sekedar berjalan-jalan keliling kota.
              2. Pasar Beringharjo
              Masih berada di kawasan malioboro, merupakan pasar tradisional terbesar di Yogyakarta. Disini kita tidak perlu khawatir soal harga, karena kita dapat menawar harga sesuai dengan yang kita inginkan.
              3. Keraton Yogyakarta
              Lokasinya berdekatan dengan malioboro, dari malioboro kita tinggal berjalan kearah selatan kira-kira 10 menit berjalan kaki. Disini kita dapat menyaksikan kemegahan keraton yang dijadikan ‘’kiblat’’ bagi masyarakat Yogyakarta. Wisata keraton ini dibuka dari jam 08.00 sampai dengan 18.00.
              4. Pasar Hewan Ngasem
              Bagi para wisatawan pecinta binatang, tempat ini sangatlah cocok. Disini tersedia berbagai macam hewan dari kucing, anjing, burung, ikan, hingga tokek dan ular pun tersedia disini. Intinya segala jenis hewan piaraan tersedia disini, dari yang jinak sampai yang liar.
              5. Pasar klitikan
              Pasar serba ada, disini menjual berbagai macam barang-barang antara lain handphone, barang-barang elektronik, onderdil motor, peralatan rumah tangga, pakaian, bahkan barang-barang antik juga tersedia disini. Lagi-lagi kita tidak perlu khawatir masalah harga, disi harga-harga sangat miring dan dapat ditawar pula.
              6. Candi Prambanan
              Terletak di bagian timur Yogyakarta, lokasi tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya membutuhkan waktu 30 menit perjalanan dengan menggunakan transjogja. Candi prambanan merupakan tempat yang wajib dikunjungi jika kita ke Yogyakarta.
              7. Pantai Parangtritis
              Terletak di bagian selatan kota Yogyakarta, memang lokasinya agak jauh karena memakan waktu perjalanan hampir 1 jam. Tetapi itu semua akan terbayar tuntas dengan keindahan alamnya. Apalagi jika kita sempat menyaksikan saat-saat sunrise dan sunset.
              8. Wisata kuliner
              Gudangnya wisata kuliner, selain gudeg, ayam kalasan, dan bakpia kini ada pula alternative lain wisata kuliner di Yogyakarta, antara lain : angkringan, lesehan kopi tugu, dan lesehan kali code. Segala macam jajanan murah meriah tersedia disini dan yang paling special adalah kopi joss, kopi yang dicampur arang yang membara dan yang jelas rasanya hmm…. Patut dicoba!

              Tempat wisata di atas hanya sedikit gambaran dari tempat-tempat wisata Yogyakarta, sebenarnya masih banyak lagi tetapi tidak memungkinkan untuk diceritakan semua. Tempat-tempat yang diceritakan penulis merupakan tempat yang wajib anda kunjungi jika berada di Yogyakarta. Orang bilang, jika anda berada di Yogyakarta tetapi belum mengunjungi tempat-tempat yang diceritakan penulis diatas bisa dikatakan anda belum berkunjung ke Yogyakarta. So, kunjungilah….

              Ikuti

              Get every new post delivered to your Inbox.